Thursday, October 29, 2015

Macam - Macam Printer

1.DOT MATRIKS PRINTER

Dot Matrix Printer menggunakan serangkaian pin kecil dan pita tinta, menyebabkan tinta berpindah pada kertas pada titik sentuhannya.

  1. Printer jenis dot matrix membentuk karakter yang tercetak berasal dari sejumlah titk-titik (dot).
  2. “Head” Printer dot matrix mempunyai element yang terdiri dari jarum-jarum yang menekan pita (ribbon) sehingga dapat mencetak pada kertas.
  3. Cara mencetak tersebut dinamakan “IMPACT”.
  4. Kelebihan dari printer dot matrix adalah kecepatan cetaknya yang mencapai 400 cps, sekitar lima kali lebih cepat dari Letter quality dan dapat mencetak grafik
  5. Kelemahan dot matrix adalah kualitas hurufnya tidak sebagus letter Quality.
  6. Kelemahan lainnya adalah proses mencetak dari kiri ke kanan, kemudian dari kanan ke kiri pada baris berikutnya sehingga untuk mencetak satu baris teks menjadi lambat.
  7. Matrix dalam matematika, array segi empat terdiri dari jumlah atau ekspresi yang ditetapkan oleh baris dan kolom.
  8. Dot tanda titik bisa juga disebut point.
  9. Dot Matrix Printer printer berbasis matrik titik. Printer yang bekerja dengan menjalankan jarum di atas pita tinta.
  10. Head dari printer jenis ini, terdiri atas 7 atau 9 ataupun 24 jarum yang tersusun secara vertikal dan membentuk sebuah kolom.
  11. Pada saat bekerja, jarum yang ada akan membentuk character images melalui gesekan-gesekan jarum pada karbon dan kertas.
  12. Printer jenis ini juga merupakan character printer.
  13. Kecepatannya sangat bervariasi, tapi untuk Epson LX-80, adalah 80 caharacter per second.
  14. Cara kerja dot matrix yang mirip mesin tik ini bisa diaplikasiin juga buat pencetakan beberapa kertas sekaligus, dengan kertas karbon yang diselipkan di tiap halaman kertas.

2.Character Priter

Character Printer. Menggunakan prinsip mesin ketik, dan serangkaian bar dengan karakter (huruf dan angka) yang timbul, karakter yang sesuai dipukulkan pada pita tinta untuk mendapatkan cetakan. Printer “Leter Quality” adalah suatu alat yang dapat mencetak dengan kualitas seperti “mesin tik” dengan hasil lebih padat dan jelas. Jenis “Letter Quality” menggunakan element untuk mencetak huruf-huruf, seperti mesin tik elektrik buatan IBM yang menggunakan element bola. Kelemahan “Letter Quality” printer adalah Kecepatan rata-rata berkisar hanya 8-80 karakter per-detik. Tidak dapat mencetak grafik.

3.InkJet Printer

InkJet Printers menggunakan serangkaian nozle yang menyemprotkan tinta secara langsung ke kertas. Printer inkjet diproduksi secara masal sekitar tahun 1980-an. Canon mengklaim telah menemukan apa yang disebut teknologi “Bubble jet” tahun 1977. Ketika seorang peneliti sengaja menyentuh sebuah jarum suntik tinta diisi dengan solder besi panas dan ternyata panas memaksa setetes tinta keluar dari jarum, semenjak itu mulailah mengembangkan metode pencetakan baru.

Printer Inkjet menggunakan tinta dengan proses “Penyemprotannya” menggunakan muatan listrik, sehingga lebih tenang dan mempunyai kecepatan tinggi yaitu s/d 270 cps. Dapat dilengkapi dengan tinta berwarna. Kelemahannya printer ink jet harus menggunakan kertas khusus sehingga cetakan harus kering sebelum warna lain menimpanya. Printer Inkjet memiliki beberapa kelebihan dan kelemahan dari printer laser.

  1. Kemampuan printer dalam warna-cetak.
  2. Harga printer inkjet yang lebih murah dari printer laser.
  3. Printer Inkjet lebih mahal dalam hal penggunaan dan pemeliharaan.
  4. Cartridges perlu diisi lebih sering, biaya cetak inkjet sekitar 10 kali lebih banyak dari pencetakan laser.
  5. Apabila mencetak dengan kualitas baik, diperlukan kertas khusus (foto dsb...).

0 comments:

Post a Comment

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | coupon codes